Lewati ke konten
NTHL.me

Ringkasan Cerita Rumpelstiltskin

Rumpelstiltskin dan Si Gadis. Sumber Gambar
Dimulai dari seorang penggilingan miskin yang membual kepada raja bahwa putrinya bisa memintal jerami menjadi emas. Raja yang tamak langsung mengurung gadis itu di sebuah ruangan penuh jerami, memaksanya memintal jadi emas dalam semalam, jika gagal, ia akan mati.

Saat ia putus asa, muncullah seorang lelaki kecil aneh yang menawarkan bantuan dengan imbalan kalung sang gadis. Esoknya, raja yang terkesan memindahkannya ke ruangan yang lebih besar. Lagi-lagi lelaki kecil itu muncul, kali ini meminta cincin gadis itu sebagai bayaran. Pada malam ketiga, raja menjanjikan pernikahan jika gadis itu berhasil sekali lagi, tapi ia sudah tak punya apa-apa untuk ditukar. Lelaki kecil itu meminta janji: anak pertama sang gadis kelak.

Gadis itu menyetujui, berhasil memintal semua jerami, dan menikah dengan raja. Setahun kemudian, lahirlah anaknya. Lelaki kecil itu muncul menagih janji. Sang ratu menangis dan memohon. Merasa iba, lelaki itu memberi syarat: tebak namanya dalam tiga hari, dan ia akan membebaskan janji itu.

Sang ratu mengirim utusan ke seluruh negeri untuk mengumpulkan nama. Dua hari ia gagal menebak. Namun malam terakhir, seorang utusan pulang dengan cerita aneh: di tengah hutan, ia melihat sebuah pondok dan sesosok lelaki kecil melompat-lompat mengelilingi api unggun, menyanyikan lagu yang menyebut namanya sendiri: Rumpelstiltskin.

Saat lelaki kecil itu mendatangi istana untuk ketiga kalinya, sang ratu berpura-pura ragu, lalu menebak, "Apakah namamu Rumpelstiltskin?" Lelaki kecil itu terkejut dan berteriak, "Setan yang memberitahumu!" Dalam kemarahannya, ia menghentakkan kaki kanannya begitu keras hingga terbenam ke dalam tanah sampai pinggang. Lalu, ia mencengkeram kaki kirinya dengan kedua tangan dan merobek dirinya sendiri menjadi dua.
Terakhir Diperbaharui:
Berkomentarlah dengan santun dan tetap pada topik. Komentar berisi spam, tautan promosi, atau ujaran kebencian dapat dihapus. Komentar baru mungkin tampil setelah dimoderasi.

Komentar