Fenomena Stillwater
Isi Tulisan
Stillwater atau stagnasi air adalah kondisi ketika air berhenti mengalir dan tidak tercampur secara signifikan dalam jangka waktu tertentu, biasanya terjadi di genangan, kolam tanpa sirkulasi, atau wadah tertutup.
![]() |
| Jentik-jentik di air stagnan. Sumber Gambar |
Penyebab utama: minimnya aliran masuk/keluar dan tidak adanya agitasi (gerakan) sehingga lapisan air tidak tercampur.
Dampak yang biasa muncul:
- Lapisan oksigen menipis. Tanpa pertukaran permukaan, oksigen terlarut anjlok dan air menjadi anoksik.
- Stratifikasi suhu. Air membentuk lapisan dengan suhu berbeda yang tidak bercampur.
- Pertumbuhan mikroba. Kondisi diam mendorong biofilm, alga, atau bakteri patogen—sering ditandai dengan bau dan perubahan warna.
- Kualitas air turun. Akumulasi zat organik dan nutrisi tanpa pembuangan membuat air cepat keruh dan tidak layak pakai.
Ini fenomena fisik biasa, tapi dalam konteks teknik lingkungan atau sistem bangunan, stagnasi adalah kondisi yang perlu dicegah karena berpotensi jadi risiko kesehatan (misalnya pertumbuhan Legionella).
Terakhir Diperbaharui:
Berkomentarlah dengan santun dan tetap pada topik. Komentar berisi spam, tautan promosi, atau ujaran kebencian dapat dihapus. Komentar baru mungkin tampil setelah dimoderasi.

Komentar
Posting Komentar